Remaja Pemuda

Masa remaja adalah masa pergolakan. Salah satu pergolakan yang kerap dialami remaja adalah pergolakan rohani di mana remaja mulai menolak nilai-nilai yang tadinya dianut. Berikut akan dipaparkan penyebab pergolakan ini dan tanggapan yang sebaiknya diberikan orangtua
Masa remaja adalah masa pergolakan. Salah satu pergolakan yang kerap dialami remaja adalah pergolakan rohani di mana remaja mulai menolak nilai-nilai yang tadinya dianut. Berikut akan dipaparkan penyebab pergolakan ini dan tanggapan yang sebaiknya diberikan orangtua
Tuhan meminta kita untuk menikah dengan yang seiman. Namun untuk mendapatkan pasangan hidup yang sepadan diperlukan hikmat untuk menimbang dan memutuskan dengan tepat. Emosi cinta adalah emosi yang kuat dan kerap mewarnai proses pertimbangan. Itu sebabnya ada pepatah yang berkata bahwa cinta itu buta, dalam pengertian oleh karena cinta akhirnya kita membutakan mata terhadap hal-hal yang buruk yang seharusnya diperhitungkan. Ada beberapa tipe pasangan yang mesti dihindari sampai mereka mengalami pemulihan.
Tuhan meminta kita untuk menikah dengan yang seiman. Namun untuk mendapatkan pasangan hidup yang sepadan diperlukan hikmat untuk menimbang dan memutuskan dengan tepat. Emosi cinta adalah emosi yang kuat dan kerap mewarnai proses pertimbangan. Itu sebabnya ada pepatah yang berkata bahwa cinta itu buta, dalam pengertian oleh karena cinta akhirnya kita membutakan mata terhadap hal-hal yang buruk yang seharusnya diperhitungkan. Ada beberapa tipe pasangan yang mesti dihindari sampai mereka mengalami pemulihan.

Konflik antara orang tua dan anak tidak lagi bisa dicegah, dikarenakan orang tua terlalu mencampuri anak. Sebenarnya ada pagar yang memisahkan orang tua dan anak-anak.

Dalam mencari pasangan hidup acap kali kita diperhadapkan dengan pertanyaan: “Sejauh manakah seharusnya kita mengkompromikan standar? Hal-hal apakah yang dapat kita kompromikan dan hal-hal apakah yang tidak dapat kita kompromikan? Materi ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Secara alamiah seorang anak membutuhkan teman. Untuk bermain bersama bila waktu masih kecil dan membutuhkan teman untuk berdialog, mencurahkan isi hati ketika sudah menginjak remaja. Sedikitnya ada tiga hal yang dapat kita pelajari peranan teman dalam tema ini. Baik sebagai pembanding, pemantul, maupun penguji.

Apakah cinta pertama riil atau mitos belaka? Jika mitos, mengapa begitu banyak orang yang mengalaminya dan berhasil mempertahankannya sampai ke pernikahan? Sebaliknya bila riil, mengapa begitu banyak yang hanya mengalaminya secara sementara? Materi ini akan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas.

Jati diri di dalam anak tidak terjadi sewaktu anak menginjak usia remaja, tetapi itu harus terjadi sewaktu anak mulai usia dini. Jadi orangtualah yang harus berperan aktif baik sebagai pemberitahu, sebagai pemberi tanggapan, sebagai cermin maupun sebagai pihak yang memberikan pengarahan pada anak.

Halaman