Mengajarkan Kepatuhan

Versi printer-friendly
Kode Kaset: 
T171A
Nara Sumber: 
Heman Elia, M.Psi.
Abstrak: 

Dalam batas-batas tertentu ketidakpatuhan sering kali dikatakan sebagai sesuatu yang normal. Tetapi orangtua tetap perlu memberi batasan kepada anak karena tanpa arahan dan batasan, anak tidak akan belajar tentang arti disiplin dan rasa tanggung jawab.

Audio
MP3: 
Play Audio: 
Ringkasan

Dalam batas-batas tertentu ketidakpatuhan sering kali dikatakan sebagai sesuatu yang normal. Tetapi orangtua tetap perlu memberi batasan kepada anak karena tanpa arahan dan batasan, anak tidak akan belajar tentang arti disiplin dan rasa tanggung jawab. Memberi batasan berarti adakalanya kita harus memaksa anak untuk patuh.

Beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua sehubungan dengan kepatuhan, yaitu:

  1. Tetapkan dulu peraturan yang ingin kita terapkan, dengan sanksi yang sesuai dengan kesalahan mereka, artinya tidak terlalu berat juga tidak terlalu ringan.salah satu sanksi yang dapat kita lakukan adalah misalnya mencabut hak mereka atau kesenangan mereka.
  2. Kalau terjadi pelanggaran segera terapkan sanksi yang telah ditetapkan.
  3. Siapkan situasi yang dapat membuat mereka mau tidak mau harus belajar menurut jadwal yang ditetapkan.

Bagaimana menghadapi anak yang keras kepala dan tidak mau patuh? Pertama-tama orangtua perlu melihat penyebabnya terlebih dahulu, karena ada kemungkinan-kemungkinan mereka menghadapi problem yang perlu diatasi.

  1. Anak bermasalah karena menanggung stres yang besar. Dia tidak mampu menanggulangi stres itu dan akibatnya dia memberontak dan menjadi keras kepala.
  2. Ada kemungkinan karena orangtua salah menanganinya, misalnya anak sudah terlalu sering dihukum, terlalu keras atau sebaliknya orangtua membiarkan anak sehingga anak bisa bertindak sewenang-wenang. Anak menjadi susah diatur dan dia menjadi anak yang keras kepala.
  3. Secara bawaan anak tergolong anak yang impulsive, susah mengendalikan diri, tidak peka terhadap perasaan orang lain, kurang peka terhadap rasa sakit.

Amsal 13:12, "Siapa meremehkan Firman, ia akan menanggung akibatnya tetapi siapa taat kepada perintah akan menerima balasan".

Ayat ini mengingatkan kita sebagai orangtua pada saat kita mengarahkan anak kita supaya patuh, terutama bukan patuh kepada keinginan kita tetapi untuk patuh dan taat kepada Firman Tuhan. Kalau mereka bisa taat kepada Firman Tuhan maka mereka akan memperoleh berkat dari Tuhan.